Blogger news


Monday, November 28, 2011

Nemesis Bernuansa Metal Yang Sangat Kental




Berawal dari sebuah khayalan semasa kecil, bermimpi menjadi seorang rockstar. Nemesis berlima adalah teman-teman bermain sejak sekolah menengah. Masing-masing dari Nemesis memiliki kesenangan akan musik dan termotivasi dengan melihat band - band terdahulu yang telah sukses atas karya-karya mereka. Berangkat dari hal tersebut, Mereka membentuk sebuah band bernama Tears Came Falling yang beraliran Metal. Saat itu mereka masih membawakan karya-karya band luar seperti Caliban, As I Lay Dying, It Dies Today, Dan lainya. Dengan line up Rangga pada vocal, Sahid pada guitar, Sendi pada guitar, Rega pada bass, Ridwan ‘Dei’ pada drum. Dengan seiring waktu dan problematika perjalanan yang dilalui, Mereka mengalami reformasi dikarenakan kejenuhan dan rutinitas yang tak dapat ditinggalkan. Setelah beberapa tahun berselang, salah satu personil Nemesis, Sahid mengundurkan diri dikarenakan kesibukan akademik di kampus dan untuk sementara posisi ini diganti oleh Rangga yang mengambil alih permainan gitar. Pada tanggal 26 september 2007 Tears Came Falling bermetamorfosis menjadi Nemesis dan setelah berjalan beberapa waktu, formasi berempat ini terasa kurang maksimal, sehingga nemesis mengajak Jody di posisi guitar. Dengan line-up tersebut Nemesis lebih eksploratif melalui influence-influence baru seperti Iron Maiden, Metallica, Slayer, In Flames, Soilwork, Arch Enemy, All That Remains, Trivium, Lamb of God, Unearth, dan masih banyak lagi cukup memberikan nuansa metal yang sangat kental. (ariapanca

0 comments:

Post a Comment